Strategi Optimalisasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dalam Pengentasan Kemiskinan

Authors

  • Mutmainnah Universitas Islam Negeri Kiai Achmadi Shiddiq, Jember, Indonesia Author

Keywords:

Baitul Maal wat Tamwil, Keuangan Mikro Syariah, ZISWAF, Maqāṣid al-Syarī‘ah, Pemberdayaan Ekonomi, Kemiskinan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah hybrid yang mengintegrasikan fungsi sosial (Baitul Maal) dan fungsi komersial (Baitut Tamwil). Dengan pendekatan kualitatif studi kasus pada dua BMT di lokasi berbeda (perkotaan dan perdesaan), penelitian mengungkap pola penyaluran dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf) sebagai batu loncatan menuju pembiayaan produktif. Temuan menunjukkan bahwa efektivitas BMT dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan penerima manfaat (mustahiq berubah menjadi muzakki) sangat bergantung pada pendekatan holistik yang memadukan aspek finansial dengan pendampingan dan edukasi berkelanjutan. Analisis dengan kerangka Maqāṣid al-Syarī‘ah (tujuan-tujuan syariah) menunjukkan kontribusi signifikan model ini terhadap pelestarian lima kebutuhan dasar (al-d̩aruriyyat al-khams). Namun, tantangan seperti keterbatasan dana sosial, kapasitas pendamping, dan risiko usaha masih menghambat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi BMT memerlukan penguatan tata kelola syariah (GCSG), inovasi produk keuangan inklusif, digitalisasi, serta dukungan regulasi yang memadai. Sinergi yang kuat antara fungsi sosial dan komersial dalam koridor syariah terbukti bukan hanya feasible (dapat dilakukan), tetapi juga efektif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Downloads

Published

2026-02-10

Issue

Section

Articles