Algoritma Media Sosial dan Arah Narasi Dakwah Islam Kontemporer

Authors

  • Muhyiddin Shaleh Universitas Islam Syarifuddin Lumajang image/svg+xml Author

Keywords:

Algoritma, Media Sosial, Dakwah Islam, Narasi Digital, Otoritas Keagamaan, Moderasi Beragama

Abstract

Transformasi media digital telah menggeser lanskap dakwah Islam secara fundamental, dari mimbar tradisional ke platform digital yang dimediasi oleh algoritma. Penelitian ini menganalisis peran algoritma media sosial dalam membentuk arah, karakter, dan distribusi narasi dakwah Islam kontemporer. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis framing dan studi literatur sistematis, penelitian ini mengkaji bagaimana logika algoritma yang berorientasi pada keterlibatan (engagement) seperti yang dioperasikan oleh platform TikTok, Instagram, dan YouTube mempengaruhi produksi konten keagamaan. Temuan utama menunjukkan bahwa algoritma cenderung mengamplifikasi konten dakwah yang bersifat emosional, kontroversial, dan terfragmentasi dalam format pendek, sehingga berpotensi menyebabkan simplifikasi pesan agama, polarisasi narasi (inklusif vs. eksklusif), dan rekonfigurasi otoritas keagamaan dari ulama tradisional ke figur influencer populer. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan etis seperti komodifikasi agama dan pembentukan echo chamber, serta peluang strategis untuk mendorong narasi moderasi beragama (wasathiyyah). Implikasi studi ini menekankan pentingnya literasi algoritma bagi para dai dan lembaga dakwah, serta perlunya strategi konten hybrid yang adaptif terhadap logika platform digital tanpa mengorbankan kedalaman substansi dan integritas pesan keagamaan.

Downloads

Published

2026-06-11

Issue

Section

Articles