Manajemen Strategis Lembaga Dakwah dalam Menghadapi Era Digital
Keywords:
Manajemen Strategis, Lembaga Dakwah, Era Digital, Transformasi Dakwah, Media Digital, Komunikasi IslamAbstract
Era digital telah mentransformasi lanskap dakwah secara fundamental, menciptakan paradoks antara tantangan disruptif dan peluang ekspansif yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lembaga dakwah tradisional menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan logika media baru, sementara kemunculan aktor dakwah individu di ruang digital menciptakan kompetisi dan fragmentasi audiens (Campbell, 2013; Bunt, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip manajemen strategis dalam konteks operasional lembaga dakwah untuk menghadapi dinamika era digital secara komprehensif. Fokus penelitian meliputi proses perumusan strategi, implementasi taktis, dan evaluasi kinerja dakwah digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan analisis mendalam pada tiga lembaga dakwah di Indonesia, melalui teknik triangulasi data wawancara, observasi partisipatif, dan analisis konten digital. Temuan utama penelitian mengungkap bahwa keberhasilan dakwah digital sangat bergantung pada kapasitas lembaga dalam melakukan alokasi sumber daya strategis, membangun budaya organisasi yang adaptif, dan mengintegrasikan nilai-nilai ushuluddin secara kreatif ke dalam produk konten digital. Implikasi strategisnya menekankan pada kebutuhan model hybrid yang memadukan otoritas keilmuan tradisional dengan kelincahan komunikasi digital, serta penguatan tata kelola (governance) yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka teoritis manajemen strategis yang kontekstual dengan nilai-nilai keislaman dan operasional di ruang digital.






