Penghapusan Buta Huruf Al-Qur’an Bagi Ibu-Ibu Usia Lanjut Di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang: Sebuah Model Pengabdian Berbasis Komunitas

Authors

  • Aminatus Zahro Universitas Islam Syarifuddin Lumajang Author

Keywords:

Pengabdian Masyarakat, Literasi Keagamaan, Buta Aksara Al-Qur’an, Pendidikan Usia Lanjut, Metode Iqra’, Pemberdayaan Perempuan

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh fenomena buta huruf Al-Qur’an yang masih dialami oleh segmen ibu-ibu usia lanjut di pedesaan, yang berdampak pada keterbatasan mereka dalam menjalankan praktik ibadah harian secara mandiri. Tujuan dari program ini adalah untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas suatu model intervensi pendidikan keagamaan dasar yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Program dilaksanakan di Desa Kutorenon, Kabupaten Lumajang, melibatkan 30 orang peserta ibu-ibu lansia dengan rentang usia 50-70 tahun. Metode pelaksanaan utama yang digunakan adalah Metode Iqra’, yang diadopsi karena sifatnya yang sistematis, bertahap, dan telah teruji secara luas. Kegiatan berlangsung selama enam bulan dengan jadwal pertemuan intensif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini mencapai tingkat keberhasilan sebesar 85%, ditandai dengan kemampuan mayoritas peserta untuk membaca Al-Qur’an secara mandiri dengan tingkat kelancaran dan ketepatan makhraj yang memadai. Temuan ini mengindikasikan bahwa dengan pendekatan, metode, dan pendampingan yang tepat, hambatan psikologis dan fisiologis terkait usia dalam pembelajaran dapat diminimalisir. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas individu tetapi juga memperkuat modal sosial dan spiritual komunitas

Downloads

Published

2026-02-21

Issue

Section

Articles