Pendampingan Strategis Perempuan Dalam Penguatan Ekonomi Keluarga: Sebuah Model Intervensi Berbasis Komunitas Keagamaan Pada Jamaah Pengajian Ibu-Ibu An-Nasiat. Wonorejo Lumajang
Keywords:
Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi Keluarga, Kewirausahaan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pendampingan Komunitas, Literasi Keuangan DigitalAbstract
Keterlibatan perempuan dalam sektor ekonomi mikro memiliki peran krusial dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi inklusif. Namun, potensi ini sering terkendala oleh keterbatasan kapasitas teknis, manajerial, dan akses terhadap pengetahuan kewirausahaan yang sistematis. Artikel ini membahas implementasi dan hasil dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbentuk pendampingan intensif yang ditujukan kepada 93 anggota jamaah pengajian ibu-ibu An-Nasiati. Metode intervensi yang diterapkan merupakan integrasi antara pelatihan teori-praktik dalam bidang kewirausahaan, produksi, pembukuan keuangan, pemasaran digital, dan analisis kelayakan bisnis, yang dikombinasikan dengan pendampingan berkelanjutan selama enam bulan. Evaluasi program menunjukkan dampak yang signifikan, dengan 40% peserta berhasil mendirikan usaha mikro baru secara mandiri, 15% mampu mengembangkan usaha yang telah ada, dan 10% lainnya menunjukkan peningkatan motivasi dan orientasi kemandirian ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pemberdayaan yang terstruktur, kontekstual, dan berbasis pada modal sosial komunitas keagamaan dapat menjadi model efektif untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas perempuan. Rekomendasi kebijakan dan praktik diarahkan pada perlunya program pendampingan tahap lanjutan dan penciptaan ekosistem pendukung yang lebih luas bagi usaha mikro perempuan






