Analisis Strategi Ekonomi Nabi Yusuf A.S Sebagai Dasar Pembentukan Ekonomi Islam
Keywords:
nabi yusuf, ekonomi islam, perencanaan ekonomi strategis, ketahanan pangan, istikhlaf, tafsir maudhu'i, maqashid al-syari'ahAbstract
Artikel ini bertujuan menganalisis kisah Nabi Yusuf AS. dalam Al-Qur'an, khususnya Surah Yusuf, melalui perspektif ilmu ekonomi dan perencanaan strategis. Berdasarkan studi Al-Hasyimi (2020), penelitian ini berargumen bahwa Nabi Yusuf AS. tidak hanya sebagai nabi, tetapi juga sebagai arsitek ekonomi yang menerapkan prinsip perencanaan ekonomi yang visioner, terintegrasi, dan relevan hingga saat ini, yang dapat dijadikan fondasi operasional ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) dan analisis isi, yang menelaah buku يوسف عليه السلام مخططاً اقتصادياً serta sumber-sumber primer Al-Qur'an, Hadis, dan literatur ekonomi Islam kontemporer. Analisis dilakukan dengan mengekstraksi tema ekonomi, merekonstruksi strategi perencanaan, serta membandingkannya dengan teori ekonomi modern dan Islam. Temuan menunjukkan bahwa rencana ekonomi Nabi Yusuf AS. mencakup visi jangka menengah, efisiensi produksi, manajemen logistik dan penyimpanan berbasis sains, ketahanan pangan, kebijakan konsumsi berkelanjutan, serta integrasi antara perencanaan dan pelaksanaan di bawah kepemimpinan yang amanah dan kompeten. Prinsip-prinsip ini selaras dengan ekonomi Islam, termasuk keadilan distributif, larangan riba, konsep kepemilikan sebagai amanah (istikhlaf), dan pencapaian maqashid al-syari'ah. Kesimpulannya, kisah Nabi Yusuf AS. menawarkan paradigma ekonomi yang holistik, etis, proaktif, dan berkelanjutan, yang dapat menjadi alternatif praktis bagi sistem ekonomi modern, memperkuat ketahanan ekonomi, tata kelola yang etis, serta kesejahteraan masyarakat secara inklusif.


Another indexing>>