Internalisasi Nilai-Nilai Tauhid sebagai Landasan Epistemologis Sistem Ekonomi dalam Perspektif Al-Qur’an

Authors

  • Ahmad Ilham Zamzami Universitas Islam Syarifuddin Lumajang image/svg+xml Author

Keywords:

Tauhid, Sistem Ekonomi Islam, Ekonomi Al-Qur’an, Epistemologi Ekonomi, Keadilan Sosial

Abstract

Sistem ekonomi konvensional kontemporer dihadapkan pada krisis multidimensi, tidak hanya pada tataran teknis namun lebih mendasar pada krisis epistemologi dan moralitas. Sistem tersebut cenderung memisahkan dimensi transendental-spiritual dari aktivitas ekonomi, sehingga melahirkan ketimpangan, eksploitasi, dan kerusakan lingkungan yang masif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tauhid sebagai prinsip inti dan landasan epistemologis dalam membangun sistem ekonomi alternatif yang bersumber dari Al-Qur’an. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan tafsir tematik (maudu’i) dan analisis filosofis-ekonomi, kajian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai tauhid yang meliputi pengakuan terhadap keesaan dan kekuasaan mutlak Allah SWT membentuk kerangka ekonomi yang holistik. Kerangka ini menekankan pada keadilan distributif dan prosedural, keseimbangan (mizan), tanggung jawab sosial (mas’uliyyah), serta kesederhanaan dan keberlanjutan. Sistem ekonomi berbasis tauhid tidak hanya mengejar efisiensi material tetapi mengintegrasikan kesejahteraan dunia dan akhirat, serta menawarkan solusi integratif atas patologi ekonomi modern dengan menempatkan manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab. Artikel ini merekomendasikan perlunya internalisasi nilai tauhid melalui pendidikan, reformasi kelembagaan, dan riset lanjutan yang aplikatif.

Downloads

Published

2026-07-15

Issue

Section

Articles